Terbongkarnya pelanggaran game, pemilik situs Betfred dijatuhi denda dengan jumlah fantastis!
Petfre (Gibraltar) Limited sebagai operator dari situs betfred.com dan oddsking.com resmi dijatuhi denda dengan nilai £240.000 (sekitar $322.283 atau €277.037) lantaran pelanggaran yang dilakukannya pada sejumlah game slot online yang dimilikinya.
Pemilik Betfred Melakukan Pelanggaran
UK Gambling Commission (UKGC) telah mengidentifikasi adanya kegagalan Petfre (Gibraltar) Limited dalam memenuhi standar utama dalam melindungi konsumen. Petfre diketahui telah mengoperasikan game slot yang tidak memenuhi Remote Technical Standards (RTS) yang sesuai.
Pelanggaran tersebut mencakup kegagalan dalam penggunaan efek perayaan ketika hasil permainan yang sebenarnya serupa atau lebih kecil dari total taruhan, atau menampilkan posisi bersih (net position) secara jelas.
Komisi pun mengaku khawatir dengan efek-efek negatif tersebut yang sangat menyesatkan pemain mengenai kerugian yang sebenarnya mereka alami, hal ini punya potensi mempengaruhi kemampuan para pemain dalam membuat keputusan secara tepat dan terinformasi jelas.
Apa Tanggapan Perusahaan?
Petfre memberikan tanggapannya terkait temuan dari regulator, di mana ia segera mengambil tindakan dengan menonaktifkan semua game yang terdampak. Pastinya denda tersebut menyusul sanksi sebelumnya yang terjadi di tahun 2022 lalu, di mana Petfre juga dijatuhi denda senilai £2,87 juta karena dianggap gagal akan tanggung jawab sosial dan pengendailan anti pencucian uang alias money laundry.
John Pierce selaku Director of Enforcement di UK Gambling Commission, mengatakan bahwa:
“Beberapa fitur yang mengganggu kemampuan para konsumen untuk membuat keputusan yang terinformasi tidak bisa diterima dan akhirnya menimbulkan risiko yang jelas.”
“Walaupun kami mengakui bahwa para operator bertindak secara cepat dengan langsung menghapus game yang terdampak, penegakan ini tetap jadi sinyal yang jelas untuk industri secara menyeluruh agar melakukan peninjauan dan menguatka praktik kepatuhan mereka, juga memastikan bahwa gameplay yang berlangsung benar-benar adil dan pengguna tidak mendapatkan risiko yang tidak diperlukan” tambahnya.
Kesimpulan
Kasus denda terhadap Petfre (Gibraltar) Limited seakan menegaskan bahwa UK Gambling Commission punya sikap tegas dalam menegakkan perlindungan bagi para konsumen dan kepatuhan teknis di sektor game judi online. Penerapan fitur visual berpotensi menyesatkan para pemain, hal ini dianggap memberi risiko serius walau tidak melibatkan manipulasi dari hasil permainan secara langsung.
Akhirnya insiden tersebut pun jadi pengingat bahwa sangat penting bagi semua operator igaming untuk selalu memastikan desain game yang mereka punya tetap transparan, informatif, dan memberi pengalaman dengan sepenuhnya mematuhi regulasi demi keadilan tetap terjaga dan pemain aman.
